Alun - alun, alon - alon, odhong - odhong
Em... Kemarin malam ketika aku melintasi Alun - alun kota aku melihat odhong - odhong.
Di sini aku gak akan membahas bagaimana keramaian kotanya atau saat kendaraan yang aku naiki melaju "alon - alon" alias pelan - pelan akibat kesulitan mencari tempat parkir karena ada jalur yang ditutup untuk kisaran waktu tertentu.
Jadi begini...
Minggu lalu saat pelajaran bahasa Jawa ada pembahasan tentang "rimbag rangkepan" atau istilah yang lebih kita pahami adalah kata ulang. Nah! dalam bahasa Jawa, rimbag itu ada pembagiannya. Pertama, rimbag Dwipurwa (pengulangan bagian awal) contoh: sesepuh, tetulung. Kedua, rimbag dwilingga (pengulangan keseluruhan). Terakhir, rimbag Dwiwasana (pengulangan bagian akhir) contoh: cengenges, nyekukruk.
Nah, untuk rimbag dwilingga itu sendiri terbagi jadi 3 jenis. Pertama, dwilingga padha swara (kata bunyinya sama) contoh: jalan - jalan (mlaku - mlaku). Kedua, dwilingga salin swara (ganti vokal) contoh: bolak - balik (bola - bali). Terakhir, dwilingga semu (bunyinya sama tetapi ketika satu kata dihilangkn arti berbeda) contoh: ondhe - ondhe (kue berbahan tepung yang isinya kacang ijo, kue ini bentuknya biasanya bulat dan kulitnya ditaburi wijen).
Pertanyaannya:
1. kata "alun - alun" yang berarti Taman pusat kota termasuk rimbag dwilingga apa?
2. Kata "alon - alon" yang berarti pelan - pelan termasuk rimbag dwilingga apa?
3. Kata "odhong - odhong" yang berarti mainan anak - anak termasuk rimbag dwilingga apa?
Aku coba jawab ya... Kalo salah tolong dikasih tau yang benar.
Jawab:
1. Dwilingga semu.
2. Dwilingga padha swara.
3. Dwilingga semu.
Oke, aku kasih alasannya.
1. Karena jika kata "alun - alun" kata "alun" yang pertama atau yang kedua salah satunya dihilangkan pasti artinya sudah beda.
2. Karena jika kata yang digunakan hanya "alon" saja artinya pun tetap sama berkaitan dengan pergerakan yang lambat atau pelan.
3. Karena kalo kata "odhong - odhong" yang disebutkan hanya "odhong" artinya pun sudah berbeda tidak melulu mainan anak - anak.
Begitulah kura - kura. Gegara melintasi alun - alun dengan menaiki kendaraan yang berjalan alon - alon terus gak sengaja ada odhong - odhong jadi baper keingat sama rimbag rangkep. 😱
0 comments:
Post a Comment