Aku Tak Bisa Menjahit
Hari ini berjalan agak diglug - diglug. Hal ini dikarenakan kaki lecet terkena goresan. Aku awali pagi ini mengantarkan tugas siswa yang tidak masuk ke kelasnya. Seharian ini jam lumayan full. Hingga pada akhirnya masuk di kelas paling akhir. Masuk dengan kaki masih diglug - diglug soalnya nahan ngiluu u u u u. Saat berjalan di depan kelas tiba - tiba ketua kelas berkata yang kurang lebih seperti ini "wiih, Bu sensei bajunya aneh. Beli di mana, bu? Kok bisa gitu". Belum juga aku menjawab ada yang nyahut "Pasti bikin sendiri itu modelnya aneh gitu". Aku hanya senyum - senyum malu. -_-
.
.
.
.
Tahukah kalian, aku tidak bisa menjahit. :v
Ketika aku mengajar prakarya ke mereka saat harus membuat ide produk budaya lokal yang bermanfaat yang bisa dijual ada yang pernah bilang bahwa dia tidak bisa menjahit. Tapi dia punya ide yang aku pikir itu adalah bagus. Lalu ku katakan padanya kerjakan tugasnya dengan ide yang dimiliki. Soal menjahit bisa dijahitkan ke penjahit. Karena pada dasarnya manusia punya bakat yang berbeda - beda. Kemahirannya pun berbeda - beda. Contohnya saja seorang perancang busana ada yang tidak bisa menjahit tapi dia punya karya berupa ide rancangan baju. Itupun juga sebuah karya. Makanya itu ada pekerjaan namanya "perancang busana". Seorang penjahit pun terkadang menjahit berdasarkan pesanan orang yang meminta model baju begini dan begitu.
Paling tidak apapun kemampuan kita, apapun yang kita geluti setidaknya kita harus paham dengan hal itu atau yang berkaitan dengan itu. Lebih lebih bisa lebih.
0 comments:
Post a Comment